Orang miskin kok makin banyak??

Sudah 1 minggu ini sekitar 7 orang datang ke rumah untuk meminta sumbangan, pastinya saya tolak. Bukan tidak peduli terhadap orang miskin, bukan pelit tapi memberi bantuan ada tatanya,ada tempatnya. Memberi bantuan juga harus tepat sasaran.
Melihat pengemis bagaikan melihat benang kusut, disatu sisi mereka tanggung jawab kita, disisi yang lain mereka menyusahkan kita, bagaimana tidak, orang miskin kerap membuat suasana menjadi tidak tertib…

Anehnya orang miskin tersebut tidak selali miskin, berikut analisis saya mengenai orang miskin di kota besar:

1.  Mereka bukan orang yang benar2 miskin

2.  Mereka tidak mau bekerja sebagai tukang sapu, lebih asik ngemis

3. Bermodalkan kaos buluk dan belas kasihan.

4.  Terkordinir secara rapi, bahkan sistemnya member get member..

Nah, itu berbeda dengan orang miskin yang asli, di desa desa rata2 semua miskin, tapi ngga ada tuh yang minta minta, semua tetap bekerja walaupun upah cuma sedikit.

Anehnya lagi, penduduk kita berbondong bondong ikut menjadi miskin ketika program BLT digalakkan, hampir seluruh penduduk mengaku miskin (MasyaAllah)…

Padahal secara hakikatnya kita semua ini memang miskin, yang kaya hanya Alaah SWT, kita dituntut untuk meminta kepadaNya dan tetap merasa cukup, tidak kurang dan tidak lebih.

Banyak kok orang yang hidupnya secara ekonomi dikategorikan miskin tapi hidupnya cukup… Hidup itu murah, yang mahal adalah gaya hidup…

Miskin harta lebih baik daripada miskin moral, karena kalau harta bisa hilang kapan saja, tapi kalau yang namanya moral itu menjadi pondasi dasar berkehidupan, moral yang buruk biasanya malas untuk bekerja dan hanya meminta minta uang untuk makan…. padahal orang bekerja keras mencari uang untuk makan… enak ya jadi pengemis, tinggal minta uang tanpa kerja….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: