[Facebook] Mencari teman nyata atau maya?

Antusiasme muda mudi (orang tua juga) masyarakat Indonesia terhadap situs jejaring sosial seperti facebook bak kacang rebus di pasar malam, laris.  Berkat seorang pemuda bernama Mark Zuckerberg yang pada mulanya ingin membuat website untuk mendata teman teman di kampusnya, lahirlah facebook yang akhirnya mendunia….

Adanya facebook ini memudahkan kita untuk mencari teman teman lama kita yang mungkin 2-3 tahun berpisah, bahkan sudah belasan sampai puluhan tahun bisa bertemu di facebook, ataupun mencari teman baru😀 .

Masalah timbul ketika kita berada pada posisi online di dunia maya, pada saat itu kita merasa sangat dekat dengan teman teman kita sampai2 wall terisi penuh oleh koment teman kita. Pada on-line  pula status pertemanan kita bisa “meningkat” dengan teman “dekat” kita, biasanya ditandai dengan simbol love.

Pada saat kita berada pada kondisi dunia nyata / off line, kita agaknya merasa jauh dengan teman kita padahal baru tadi malam asyik berkirim wall dan chatting. Begitu pula dengan teman “dekat” kita rasaya seperti biasa biasa saja.

Begitu sebaliknya, di dunia nyata pertemanan sangat akrab tetapi jika sudah on line di facebook  merasa temannya/pacarnya  itu seperti orang asing.

Hal tersebut diatas mungkin adalah hal yang biasa bagi kita namun sebenarnya hal ini berpengaruh besar bagi kehidupan kita. Kondisi ini menandakan pemikiran kita sudah terformat yaitu teman di dunia nyata dan maya menjadi hal yang berbeda.

Bila sudah terjadi maka dampaknya akan lebih luas lagi bagi kehidupan kita.  Saya mencoba memberikan sedikit solusi agar pemikiran kita tidak menjadikan teman terbagi menjadi 2 dunia, yaitu :

1.  Pastikan teman yang anda add / approve adalah teman yang anda kenal.

2.  Kalaupun tidak menengal coba kirim pesan, siapa diri anda / siapakah anda dan mengapa meng add saya.

3. Jika anda membuat janji pertemuan, hadirilah pertemuan tersebut.

4. Ketika dalam dunia nyata coba mereview lagi perbincangan di facebook, supaya apa yang kita tuangkan di facebook tidak menjadi angin lalu.

Dengan demikian ada sinkronisasi antara kehidupan nyata dan maya. Kalau saja hal hal diatas tidak dilakukan kita akan merasakan bahwa teman di dunia nyata dan maya adalah berbeda.  Semoga dengan tulisan ini kita mampu menjaga tali pertemanan kita…

Dengan kaitkata , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: