Salah(kah) Transjakarta

Akhir – akhir ini banyak sekali berita tentang kecelakaan yang dialami bus transjakarta di jalur busway, yang paling update adalah kecelakaan yang menewaskan anak kecil di Mampang,  Jakarta Selatan.

Berikut  adalah fakta mengenai transjakarta :

1.  Dibentuk oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso pada tahun 2004.

2.  1 buah bus non gandeng secara normal dapat mengangkut 85 manusia.

3.  Sistem terintegrasi, selama anda tidak keluar dari halte maka anda tidak dipungut jika berpindah bus transjakarta.

 

Lantas apa sih yang menyebabkan kecelakaan, apakah pemerintah tidak ada upaya pencegahan ?

Fakta :

1. Di setiap jalur busway sudah disediakan JPO (jembatan penyebarangan orang) dan zebra cross.

2 . Sudah diberi rambu rambu forbidden (dilarang masuk jalur busway).

 

Kok masih ada kecelakaan ?

Fakta :

1. 90 persen penyebrang  jalan MALAS menggunakan JPO karena :

  • Capai naik tangga.
  • Ingin cepat sampai di seberang.

2. Setiap hari PASTI ada kendaraan yang masuk ke  jalur busway.

 

Bagaimana cara yang paling efektif agar tidak ada kecelakaan lagi ?

1.  Pemagaran jalur busway,  cara ini efektif mencegah pejalan kaki sembarang menyebrang .

2. Contraflow, bus transjakarta berjalan melawan arus, cara ini efektif mencegah kendaraan masuk ke jalur busway.

 

Namun semua cara diatas tidak serta merta membuat kecelakaan menjadi nol, karena sudah kita ketahui bahwa sikap dan mental pengguna jalan di Indonesia masih dibawah standar keamanan dan kenyamanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: